AdLogger - Pengaman AdSense Anda - Bagian 2
Bagian kedua dari tulisan berseri “AdLogger - Pengaman AdSense Anda” akan membahas mengenai pemanfaatan AdLogger dalam penanggulangan click fraud. Dengan memanfaatkan tool open source ini, kita dapat mencegah terjadinya hal2 yg tidak diinginkan, sekaligus melakukan follow-up apabila ada peristiwa2 yg tidak diharapkan. Untuk sekilas mengenai AdLogger dan cara untuk menginstallnya, baca bagian pertama dari tulisan ini. Sedangkan bagian terakhir, bagian ketiga, akan membicarakan tips2 seputar AdLogger, baik dari sisi keamanan, perfomance, maupun contoh format laporan ke Google AdSense akan adanya kemungkinan click fraud dengan menggunakan data yg terekam di AdLogger.
Mensetting AdLogger Untuk Pengawasan dan Pencegah Click Fraud
Langkah pertama dalam pemanfaatan AdLogger untuk menanggulangi Click fraud adalah menyesuaikan setting AdLogger sesuai dengan keperluan tersebut. Ikuti langkah2 berikut:
- Seperti biasa, login terlebih dahulu ke dalam AdLogger (misal: http://www.namadomain.com/adlogger), selanjutnya klik menu Manage.
Perhatikan bahwa jika Anda ingin merubah setting AdLogger, file config_settings.php yg ada di dalam direktori AdLogger harus lah diubah terlebih dahulu attributnya ke mode 666. Setelah setting usai diubah, kembalikan attribut file tersebut ke mode 644. Ini untuk mencegah terjadinya akses ke file tersebut oleh pihak2 yg tidak berkepentingan.
- Yg pertama kita atur adalah alamat email dan setting pemberitahuan via email pada bagian Notification Setting. Perhatikan gambar berikut:
Pastikan pilihan Email Notice aktif. Sedang pada bagian “how many reported clicks” di bawahnya, isi dengan batas multiple klik dari satu pengunjung yg ingin secara otomatis dilaporkan kepada Anda melalui email. Apabila Anda isi dengan 5, maka jika ada salah seorang pengunjung (dari IP address yg sama) yg mengklik unit iklan AdSense Anda sebanyak 5 kali berturut2, Anda akan menerima pemberitahuan melalui email, sehingga dapat segera melakukan pengecekan dan tindakan2 preventif lainnya.
Berdasarkan pengalaman, multipel klik hingga 10 kali dari pengunjung / alamat IP yg sama tidak dimasalahkan. Namun untuk berjaga2, isikan saja nilai kolom reported clicks dengan nilai antara 5-10. - Bergeser ke bawah, amati bagian Click Fraud Settings. Pada kolom maximum clicks, kita dapat mengatur berapa maksimal klik yg boleh dilakukan oleh seorang pengunjung (dari alamat IP yg sama) dalam kurun waktu 1 jam. Setting ini hanya akan berfungsi apabila Anda menggunakan wrapping code (dibahas lebih lanjut di bawah). Jika Anda ingin berhati2, isikan saja nilai yg sama dengan nilai kolom reported clicks di atas.
- Di bawahnya, pada bagian Banned IPs, Anda dapat memasukkan daftar IP address yg tidak diperbolehkan untuk mengklik iklan Anda. Jika Anda menggunakan koneksi internet statis, Anda juga dapat memasukkan alamat IP Anda sendiri untuk mencegah terjadinya accidental click. Sama halnya dengan di atas, fitur ini baru akan berfungsi apabila Anda menggunakan wrapping code.
- Tekan tombol Update untuk menyimpan setting AdLogger.
Wrapping Code - Kondom Ad Units AdSense dari AdLogger
Dari pembahasan di atas, telah beberapa kali disinggung mengenai wrapping code. Sebenarnya apa itu wrapping code? Berikut kutipan penjelasan dari AdLogger.
With this code, you can disable ads for a certain IP address, a range of IP addresses, and/or people that are clicking too many ads within a set time period. Optionally, if ads are successfully banned for the visitor, you can have an alternate ad or code appear.
Secara singkat, wrapping code adalah kode JavaScript yg Anda letakkan sebelum dan sesudah kode unit iklan AdSense Anda (oleh karena itu saya sebut dia sebagai kondom :) ), sehingga nantinya AdLogger dapat melakukan proteksi terhadap unit iklan AdSense yg diletakkan di dalamnya. Sementara abaikan dulu mengenai alternate ad karena saya baru akan membahasnya di bagian ketiga.
Untuk meng-kondom-i unit iklan AdSense Anda dengan wrapping code cukup mudah.
- Masuk ke menu AdLogger Setup - Wrapping Code.
- Pada bagian PHP Wrapping Code, masukkan kode unit iklan AdSense Anda pada kolom “Your AdSense Code:“. Tekan tombol Generate.
- Selanjutnya, copy-paste kode yg dihasilkan pada kolom “Copy the following code to your site’s page:” ke dalam source situs Anda, di tempat dimana Anda ingin menampilkan unit iklan AdSense tersebut.
- Lakukan proses ini untuk SEMUA unit iklan AdSense Anda yg ingin diproteksi.
Hanya dengan melaksanakan dua langkah mudah di atas, kita telah melakukan pengamanan terhadap account AdSense kita. Jangan lupa untuk membaca artikel “Panduan Memelihara Account Google AdSense” untuk detil lebih lanjut mengenai pengamanan account AdSense Anda.
Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di bagian ketiga :)
PPS: CAN membuka lowongan gelombang kedua untuk posisi content writer (fulltime). Baca detilnya di sini.









pertaaaaaaaaamaaaaaaaaaaaaaaaaaa!
sumpe deh..iseng banget :D
ga enaknya adloger klo kita pake wrapping, banyak potentioan visitor yg bakal klik iklan kita ilang :(
soalnya dengn mouse-over aja kadang2 udah diangep kliks..
any tips?
dengan memouse over udah di anggep klik? koq agak aneh ya? baru tau??
Cara ini memang dipakai mas Trevor (penciptanya AdLogger) untuk mendeteksi klik. Sebetulnya mouseover nggak langsung yang dianggap klik, lebih tepatnya posisi mouse pada saat meninggalkan halaman yang menentukan apakah dianggap klik atau bukan.
Dari http://www.adlogger.org/support/faqs/
Buat saya, lebih baik uang hilang beberapa sent karena iklan adsense diblok oleh script anti-click-fraud semacam adlogger ini daripada kena banned Google.
klo make adlogger yang untuk mencegah click fraud, harus bener2 yakin klo hostingnya support benwit gede dan jarang down…
sebab, klo hosting tempat kita install down atau habis benwitnya, masalah yang timbul adalah adsense kita akan tidak dimunculkan di web kita… bakalan rugi banget klo sampai beberapa hari adsense ngga muncul gara2 error yang ngga seharusnya terjadi :p
walah, materi bagian ketiga dibocorin :D
Yupz…
Kalo mau maksimal, mendingan cari host yg uptime 100% trus beli hosting+domain sendiri khusus untuk adlogger aja.
Dijamin safe dech! :)
ampun deh hehehehe…
Ditunggu bagian ketiganya yah mas. Kalo bisa request, sisi negatif dan positifnya juga dijabarin, soalnya aku selama ini gak pake script loger2an. Biasanya cuma liat di Acc GA aja, kalo CTR atau ada yg mencurigakan, langsung report biar aman. Thx Mas.
“Buat saya, lebih baik uang hilang beberapa sent karena iklan adsense diblok oleh script anti-click-fraud semacam adlogger ini daripada kena banned Google”
setujuuuuuuuu banget gw ama kutipan ini..
makanya gw nyisihin uang jajanku buat beli asrep(seminggu jadi ga bsa jajan kerupuk :( ), dripada nge-block IP yg tdak bersalah…(yg ilang bukan hanya beberapa cent) ;)
dan seperti mas ghosthost bilang… error yg tak seharusnya terjadi bisa terjadi :D
lha wong sering, IP ku sendiri dianggep kliks padahal adsense aja kaga tampil di browser…
Nah, ternyata sama ya.. Saya juga pakai asrep. Lebih lengkap report-nya. Meskipun berbayar, saya jauh lebih suka pakai ini.
*sekalian koreksi ah, seharusnya spelling yang benar adalah “sen” atau “cents”, bukan “sent” :mrgreen:
asrep?? apaan tuh?? boleh minta alamatnya??
googling dong :)
http://www.asrep.com/
nambahin Rp. 100 ah………. :P
Rp.100,- juga ;)
nice tips :)
Wahhh asikk asikk nih udah bagian kedua tutorial ini cepet dan rajin juga yah om cosa, komen nyambung sama topik and nambahin amal… heheehe. Cepe dulu donk (pa Ogah mode On)
nambah Rp seratus juga Om
Nambah juga
$100Rp100 :DCeritanya masih ‘Bersambung’ ya Mas… ???
bikin penasaran aja nich :)
jadi kalo pake adlogger harus punya BW besar ya? gimana kalo cuma 3GB perbulan? cukup nggak dengan pengunjung yg masih dibawah 100/harinya?
Nambah request mas Cosa.
Tolong di bahasan ketiga ditambahi compare dengan script-script sejenis. Yang saya tahu seperti AdTracker, Asrep (referensi dari izza). Kalau ada yang lainnya sebutin biar tambah wawasan kita.
Trims.
untuk compare mungkin gak bisa krn bagian ketiga udah terlanjur 80% jadi. Tapi rencananya sih script2 lain yg sejenis itu dibahas tersendiri di lain waktu, jadi nanti bisa dibandingin sendiri.
sekedar tambahan info, aku pknya Adsense Tracker (astracker), berbayar juga.
Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Ini beberapa yang saya catat:
1. Adlogger gratis, tapi minim fitur. Fitur intinya ya cuma ngeblok iklan itu aja.
2. Asrep bagus, tapi berbayar dan kelemahannya hanya satu, tidak menunjukkan data search term selengkap astracker.
3. AsTracker bagus, tapi berbayar dan nggak bisa ngeblok iklan. Penyajian datanya nggak sebagus asrep, kecuali data search term yang lengkap.
Dari perbandingan diatas, saya memilih asRep. Sebenarnya yang paling bagus adalah kombinasi antara Adlogger dan AsTracker. Tapi denger-denger kalau dikombinasi gitu akan membuat data astracker jadi nggak akurat.
Mungkin di postingan mas Cosa selanjutnya akan lebih lengkap dibahas lagi. Ditunggu… :-D
Wah gw baru tau kl proteksi max click per jam harus pake wrapping code. Pantesan selama ini proteksinya ga berjalan.. :D. Thanks Cosa :)
tambah ngerti ttg adlogger. ;)
Mas, minta tolong advisenya soal webhosting yang murah di indonesia. Rencananya mau saya pasang adsense. Yang bagus. Soalnya masih newbieee nih. Makasih mas…..?
Shaaaloooom….
Agusss
mas cosa, apa adlogger cuma bisa buat adsense aja??
gimana klo buat iklan yg laen?
Bisa juga kok buat iklan yang laen.
Eke pake adlogger sebagai kondom, tapi tetep sial…tetep ada sabotase yang masuk, ga terdetect ip, click dll-nya lagi ma adlogger. Herman dech eke…ampe 1400% CTR nya bro, sehari sebelumnya 1100% …mantaf dech ini orang, bener2 niat dan semangat click Adsense eke….:hammer: