CosaAranda.COM Images
 
Testimoni | Hall of Shame | Konfigurasi | Bookmark
 

From Personal To Business - Pemilihan Lokasi

Saya memutuskan untuk tidak jadi meng-updet tulisan seri sebelumnya tentang Perencanaan. Bukan berarti saya mengabaikan masukan dari teman-teman yang lain mengenai tindakan-tindakan perencanaan yang alpa saya lakukan. Justru sebaliknya, saya sudah mempertimbangkan dan memikirkan parameter-parameter tambahan dari tahap perencanaan tersebut. Keputusan untuk tidak meng-updet artikel adalah semata agar tulisan berseri ini 100% merefleksikan langkah-langkah yang saya lakukan (termasuk yang tidak tepat sekali pun) dalam rangka beranjak dari zona Personal Blogging menuju Business Blogging.

Seperti sudah saya tuliskan sebelumnya, saya justru melakukan pemilihan lokasi sebelum membuat perencanaan. Bad move actually, tapi untung akhirnya kedua hal tersebut dapat disinkronkan. Pada dasarnya sih, pemilihan lokasi haruslah didasari akan jenis usaha yang akan kita kerjakan beserta dengan target pelanggannya.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam pemilihan lokasi usaha:

Jenis Bangunan

Pilihannya ada tiga: rumah, kantor, dan ruko. Masing-masing punya kekurangan dan kelebihan sendiri. Berkantor di rumah misalnya, meski lebih hemat dari sisi biaya, kita harus pandai-pandai menata ruangan (kalau perlu menyediakan ruangan dengan akses masuk tersendiri) rumah agar usaha yang kita buat tidak terkesan serampangan dan berantakan. Namun apabila bisnis yang kita kerjakan hanya berfokus pada Business Blogging dengan jumlah karyawan yang tidak terlalu banyak (atau mayoritas remote), kantor dengan tipe SOHO seperti ini sangat cocok untuk diterapkan.

Sebaliknya, apabila bisnis kita direncanakan untuk menjangkau lebih dari satu bidang (di luar Business Blogging), terutama yang banyak berinteraksi dengan klien, mau tidak mau imej yang bonafid harus disajikan. Ruko atau ruangan / gedung kantor adalah solusinya. Ruangan kantor memberikan nilai yang tinggi di mata (calon) klien kita, namun dana lebih harus dikorbankan. Sedangkan untuk ruko, mungkin kita harus menyediakan budget ekstra untuk menyulapnya menjadi lebih layak. Tidak lupa, faktor jumlah karyawan sekali lagi juga menentukan.

Modal Awal dan Biaya Operasional Bulanan

Seperti sudah disinggung di atas, biaya, baik untuk membeli / menyewa / mengkontrak (atau mengontrak yah) bangunan maupun untuk operasionalnya, harus dipertimbangkan. Ini berkaitan pula dengan budget awal yang telah direncanakan sebelumnya.

Karena dikelola oleh pihak ketiga (pemilik gedung), biaya operasional dalam menyewa ruangan kantor atau lantai gedung jelas lebih mahal dibanding dengan rumah biasa atau ruko. Dana awal yang telah dikeluarkan untuk menyewa / membeli kantor / ruko / rumah juga sebaiknya dimasukkan dalam perhitungan biaya operasional karena penting sebagai perhitungan BEP.

Sebagai contoh, dari hasil survey yang sempat saya lakukan sebelum menetapkan lokasi, rata-rata biaya bulanan untuk ruang kantor (sudah termasuk perkiraan biaya sewa ruangan yang dihitung per bulan) mencapai angka 12 hingga 15 juta perbulan. Sedangkan untuk ruko, biaya dapat ditekan hingga 8 - 11 juta rupiah per bulan. Ini masih belum termasuk gaji karyawan loh.

Listrik dan Air

Sebelumnya saya mengira keberadaan PAM dan PLN tidak perlu dipertanyakan (karena sudah pasti ada). Namun beberapa ruko ternyata tidak menyediakannya. Oeh karena itu, pastikan Anda menanyakan terlebih dahulu mengenai kedua hal tersebut, apakah sudah tersedia atau belum.

Khusus untuk listrik, jangan lupa untuk menanyakan besaran dayanya. Sesuaikan dengan perlengkapan elektronik usaha yang telah direncanakan, terutama komputer dan AC. 2200W biasanya adalah daya minimal yang diperlukan.

Lingkungan Sekitar

Rawankah saat malam? Banjirkah saat hujan? Sulitkah akses masuknya? Ketiga parameter tersebut hanyalah sebagian dari parameter lingkungan bangunan yang harus dipertimbangkan, khususnya jika kita memilih ruko atau ruang kantor. Jangankan klien dan karyawan, bisa-bisa kita sendiri malas untuk “ngantor” apabila jalan di depan tempat usaha kita itu banjir sampai selutut jerapah.

Untuk rumah dan ruko yang berada di areal komplek, rumah atau ruko lain yang ada di kiri kanan juga perlu diperhatikan. Salah satu alternatif ruko terpaksa saya coret dari daftar karena mayoritas ruko lain yang ada di deretan yang sama ternyata digunakan sebagai gudang. Bagi saya pribadi, lingkungan ini jelas tidak baik apabila nanti suatu saat saya memutuskan untuk membuka usaha tambahan yang menuntut interaksi dengan klien.

Ruang kantor juga demikian. Gak lucu kan kalau ruang kantor yang kita sewa ternyata berada satu lantai di bawah cabangnya Simponi (buka forum bokep kalau gak tahu Simponi itu apaan).

Plus Plus

Hal terakhir yang perlu dipertimbangkan adalah ada tidaknya poin ekstra dari calon lokasi yang Anda pilih. Sebagai contoh, berkantor di satu gedung yang sama dengan perusahaan-perusahaan yang belum melek internet (namun berpotensi) tentu merupakan kandidat ladang penghasilan tersendiri. Demikian pula ruko di pinggir jalan besar dengan halaman parkir yang cukup luas yang memungkinkan kita untuk membuka usaha tambahan, seperti kafe, warung jus (*lirik yang punya AdSense-ID), atau minim-minim tambal ban, hehehe.


Mari berandai-andai. Jika dana bukan masalah, kira-kira lokasi usaha seperti apa yang Anda impikan? Saya sendiri sempat berangan-angan punya ruangan kantor di bangunan MEX (atau di gedung Maspion). Asyik kan, abis capek seharian kerja, pulangnya bisa langsung cuci mata di Blowfish atau nyanyi-nyanyi di Mystique. Siapa tahu setelah itu ada kelanjutannya, hehehe.

Dan seperti biasa, jika sekiranya ada yang terlewat, mohon sekiranya untuk diberi masukan, kritik, dan saran.

Anda dapat meletakkan link Anda di sini. Mau tahu caranya?

BookmarkAddict.com

Keberatan dengan iklan ini?
Informasi pasang iklan
#01
 
Faizal

Mas Cosa apa tidak akan mendaftarkan bisnis ini ke badan hukum, dengan dimaksudkan agar terjadi kasus, mas cosa bisa mempertanggung jawabkannya kan. Jadinya PT. Cosa Aranda

 
Comment by Cosa (2008-03-24 10:16:48)
Cosa

bagian berikutnya nanti tentang pengurusan badan hukum kok :)

 
 
arham | blogpreneur

yang pegawai kapan mas cosa ?… aku butuh nih… buat ngerjain paid review ku, masa gebetan ku mulu yang kuminta love

 
 
 
 
#02
 
Warung Digital

Ini nomor 3 kali yah,
atau nomor 10

Posting dulu baru komentar

 
 
#03
 
Warung Digital

Saya putuskan untuk membeli dengan sistem kredit.
memang yang besar uang muka tapi kalau dilihat bulannya rasanya banyak yang mampu (sektar 1 s/d 5 jt).

Memang lokasi saya di gunung, namun harapan saya orang yang dari desa seperti saya ini bisa mengembankan bisnis dari pedalaman. kan sekarang udah ada 3G dan GPRS) Daripada di kota yang penuh sesak, macet, polusi dll.
Mesti gunung pilihan saya tapi gak jauh amat dari kota, minimal masih bisa lihat kota dari kejauhan di atas bukit.

http://wwww.tamanwisata.com

 
 
#04
 
Comment by bdn (2008-03-24 10:50:55)
bdn

wah mas kalo udah milih tempatnya, kira2 pemilihan nama apa yang mas cosa ambil? PT bisnisonline kah ? gatau

 
 
#05
 
Comment by awa (2008-03-24 10:51:18)
awa

Mudah2an lokasi kantor yg dipilih bisa membawakan berkah tersendiri…

eh, jadi gosip yg waktu itu saya danger bahwa cak cosa akan gabung sama theKid di bandung berarti ga sahih yah ? nggaya

 
 
#06
 
Newagain

mas cosa, kalau ‘business blogging’ itu sendiri menuntut konsumen datang ke kantor? kalau menurut saya,suatu bisnis yg menuntut/mengharuskan konsumen untuk datang ke kantor/perusahaan/toko, harus perlu dipikirkan juga mengenai:
1.Jumlah orang(semua orang) yang lewat lokasi tersebut–>kayaknya kurang kerjaan, tapi dari pengalaman saya (ini cuma pengalaman lho mas), jumlah orang yg lewat suatu lokasi (klo bukan jumlah, bisa juga diliat dari ramai atau tidaknya) merupakan peluang ‘terjaringnya’ konsumen untuk suatu usaha
2.Arah dan tujuan orang melewati lokasi tersebut. Apakah lokasi tersebut dilewati oleh orang-orang yang:
a.berangkat ke kantor/sekolah/instansi
b.orang yg pergi memang untuk tujuan belanja (contoh:karena saya di jogja, lokasi usaha di kawasan Malioboro merupakan tempat yg paling strategis karena ada mall,pasar,pedagang jalanan,dll).
c.dilewati oleh orang-orang yg dalam perjalanan pulang

Oiya kalau ga salah disebutkan juga mengenai usaha tambahan. Usaha tambahan ini apakah dalam satu lokasi/satu tempat? Soalnya kalau menurut saya, tempat usaha (misalnya toko) yg terdapat banyak usaha tambahan lainnya malah membuat bingung calon konsumen untuk memutuskan datang atau tidak (beli/tidak).Misalnya aja buka usaha toko buku, tapi di depan toko dibuka lagi usaha gamecentre, kan gak nyambung tu? Ntar efeknya keliatan, anggap aja diri kita konsumen ketika melewati tempat tersebut, apa yg kita pikirkan? “Wah ada gamecentre baru yah?” akhirnya bisnis bukunya bisa-bisa malah jadi sepi.Walaupun gamecentrenya jadi maju, tapi kan bisnis bukunya berarti cuma buang-buang uang(modal)?Jadi mending buka usaha untuk satu bisnis aja tapi fokus, walaupun mau buka usaha tambahan tetapi yg saling mendukung, misalnya toko buku usaha tambahannya bisa cafe dengan tujuan orang2 bisa baca buku yg dibeli di cafe tersebut sambil minum cappucino, kan keren tuh?

Sekali lagi mohon maaf kalau kebanyakan kasih komennya, dan ini cuma hasil dari pengalaman saya pribadi. Sukses mas cosa

 
Comment by Cosa (2008-03-24 11:10:51)
Cosa

terima kasih buat masukannya mas. Untuk “business blogging” (BB) sendiri memang tidak menuntut karyawan maupun klien untuk datang ke kantor kok. Namun seperti yang sudah aku sampaikan sebelumnya, BB ini nanti hanyalah satu dari beberapa usaha yang akan aku kerjakan. Dan kebetulan, usaha yang lainnya itu memang membutuhkan interaksi langsung dengan orang lain.

untuk masalah lokasi, aku rasa udah cukup strategis kok. Target pasar mahasiswa dan warga perumahan, sedang lokasinya sendiri berada di dekat perumahan, daerah kos, dan universitas. Di pinggir jalan besar pula (walopun bukan jalan utama, tapi yg jelas banyak dilewati kendaraan). Tinggal nanti, seperti saran mas Newagain, tergantung bagaimana cara “mengolahnya”. Doakan ya :)

 
 
 
#07
 
glaydent

(curhat Mode: ON)
udah kaga usah pake hukum2 -an –> najis plus repot . ntar juga ada masalah dikit malah ngeluarin kocek (tau lah indo gitu lho), btw kalao ketauan dinak pajak ntar kena pajak lho …. he he he………., beloon lagi potongan duit bank segala macem tetek bengeknya.
soal tempat yang biasa aja kaga usah berlebihan, yang penting nyaman dan kondusif. kalo tempat cari orang yang ngerti fengshui –> itu lebih baik, keluar kocek lebih banyak gpp. lebih bermanfaat kata glaydent, haah lagian tipe ghostwriter kayak apaan sih yang mas mau ini (pro atau newbies)?

dari newbies aja pasti udah ebad, tapi yg pro bayarnya pasti lebih edan, banyak maunya. yach itu sih terserah ente.
(just an ordinary person)

 
Comment by Cosa (2008-03-24 11:02:46)
Cosa

sayangnya, usaha lain di luar “business blogging” yg aku persiapkan kebetulan menuntut untuk punya status hukum yg jelas :)

 
rofiul

setahu saya meski kita nggak ngurus, tapi kalau punya kios atau tempat usaha pasti didatangi sama orang pemda atau orang pajak. SUruh ngurus SIUP sama NPWP. Kalau mau nggak repot ngurus birokrasi ya gak usah buka usaha pake toko atau kantor..hehehe.. love tahu sendiri birokrasi Indonesia kayak apa.

Tapi kalau bikin NPWP karena biar nggak malu ditanya mertua kayaknya bagus juga sih, mas… hehehe senam

 
 
 
madong

Takut Bayar Pajak?
……………….
APA KATA DUNIA..

ayuk ayuk ayuk

 
 
 
#08
 
Komunitas Sragen

mampir di “kebunnya” mas cosa dulu ah.. wah hari ini ternyata masih sepi.. apa karena pada cape melancong liburan panjang kmaren yach.. Benar sekali kata-kata mBah warungDigital.. sekarang 3G dan GPRS uda mrambah di berbagai pelosok tanah air.. ayuk

 
Comment by Cosa (2008-03-24 11:17:25)
Cosa

yg lain sepertinya lagi sibuk ‘menyombongkan’ diri tuh kembar

 
 
 
#09
 
Comment by bagus (2008-03-24 11:06:20)
bagus

untuk lokasi usaha ada satu tips yang mungkin bisa berguna (khusus usaha jasa dan retail). Dulu pernah ngobrol dengan salah satu pemilik rental cd/dvd di bdg dan rahasia suksesnya dia adalah dia membangun semua usahanya di dekat supermarket Griya. Katanya sih daripada susah2 survey jumlah penduduk dan tingkat ekonominya lebih baik ikut aja ama yg professional (maksudnya si pemilik griya)..simple kan..intinya tangkep sendiri ya

 
Comment by Cosa (2008-03-24 11:13:30)
Cosa

tempatku sekitar 100m dari Alfamart nih. Udah pas belum yah? :)

 
 
 
#10
 
Comment by aguss (2008-03-24 11:10:38)
aguss

Kalo dana bukan masalah, mo nyari tempat di deket kampus trus bikin kos2an cewek ama warung makan hahahahhaha tp masih mimpi nih

 
Comment by Cosa (2008-03-24 11:14:50)
Cosa

hehehe, aku juga dulu sempat kepikiran. Bikin kantor di rumah yg sekaligus dibikin kos2an cewek. Pasti mantep tuh musik

 
cekink

setuju mas….kosan cewek biar mas cepet nikah….kan rugi kalo gak nikah-nikah…trus masak semua yang di dapat dari internet n jerih payah mas selama ini gak ada yang menerusin n mewarisin….tak doain dapat jodoh yang tyang tepat n mak nyuzzzz musik kembar gatau
bye ngacir

 
 
Comment by felix (2008-03-24 15:41:26)
felix

mantabbff kalo yang ada kos2an ceweknya tuh… ayuk

 
 
 
 
#11
 
Comment by widis (2008-03-24 11:22:10)
widis

ooo The-kids punya warung jus!! dimana kids? mau dong sekali2 nyoba jus nya he he he kembar

 
 
#12
 
madong

Waaahh,…
ternyata biayax mahal juga yach,. damn damn

 
 
#13
 
 
#14
 
Comment by wox (2008-03-24 11:51:51)
wox

hihihi… ada temenku juga gitu oM… bisnis kos2an khusus cew di jogja.. trus dikasih fasilitas internet gitchu… dia jalanin bisnis internetnya tapi gak yg bayar tagihan internet cewek2 itu… hue hue hue kan asik tuh biaya operasional berkurang…. ayuk

 
 
#15
 
Comment by wox (2008-03-24 11:55:09)
wox

oya kalo untuk bikin CV paling cuma habis 30 jutaan, tapi kalo PT kemaren terakhir ortuku habis sekitar 50 jutaan utk administrasi dan macem2 trus 250jt harus standby di rekening… dan itu belum termasuk properti dll… hehehe… semangatz ayuk

 
GenthonX

Bukannya CV tuh sekitar 750ribu - 1,5 jutaan habisnya. kakak gw yang lawyer ngomong kaya gitu.

 
 
 
#16
 
Fadli Chan

Kalo duitnya gak ada, lokasinya gimana ya? nangis

Sipp dah artikelnya…

 
 
#17
 
rofiul

mau usaha apa sih, mas? kalau mau ngasih saran juga nanggung nih, soalnya nggak tahu bidangnya. soalnya posisi menentukan prestasi.. eh .. eh.. menentukan transaksi.. ayuk

kalau udah jalan, nanti tinggal dimasukin tipi

 
 
#18
 
Comment by bagus (2008-03-24 12:19:52)
bagus

wah aku ga tau sih mas, intinya kl dia bilang dulu sih yg penting deket pusat keramaian dan so pasti di cari yg pangsa pasarnya sesuai..kl di bdg sini yg namanya griya itu emang ruame tenan..

@wox
perasaan bikin CV paling banter cm 10 jtan deh

kl deket kampus sih emang ladangnya usaha tuh..jamin deh..apalagi kl ada 2-3 kampus yg deketan..maknyuss musik

btw gw blm maksud nih si om cosa mo bikin usaha jasa apa kantor doang ya?

 
rofiul

saya bikin SIUP CV cm 1 juta kembar

 
 
 
#19
 
Comment by fidi (2008-03-24 13:01:16)
fidi

Urus saja semua keperluan mendirikan perusahaan sendiri mas cosa… kan nanti bisa diceritakan disini, bagaimana pegawai pemerintah melayani anda.. apa sesuai harapan apa tidak…?! Seru lho…

 
 
#20
 
Comment by bagus (2008-03-24 14:27:23)
bagus

yup betul banget tuh om..kadang2 suka lucu lho kl ngurus administrasi ke kantor pemerintah, byk hal2 aneh pula..btw mending baca dulu peraturannya kl ngga nanti suka muncul yg laen2 sinchan

 
 
#21
 
cekink

mas web hostingnya kapan di bukak?murah or mahal?he..he..he.. ayuk

 
bungcip

Udah dibuka tuh…

 
 
 
#22
 
GenthonX

Bidang usaha yang lain apa om cosa ??? OFFLINE atau ONLINE, siapa tahu saya bisa daptar dengan sedikit keahlian yang saya punya.. ngacir

 
 
#23
 
Comment by wox (2008-03-24 15:42:38)
wox

@bagus, buat ijin sana-sini bayar ini itu, pajak sana sini beli alat ini itu… asuransi2, memperluas bidang usaha ini itu, bayar asosiasi2, kebetulan bidang kontruksi, perdagangan umum, dll ijinnya macem2 hehe, jadi agak lumayan

 
 
#24
 
joanne

halo salam kenal…baru pertama main ke sini ayuk
business blogging maksudnya apa nih?
apa anda berniat jadi blogger yang pro?
sorry rada baru di dunia blog

 
 
#25
 
lukmanf

Emang ‘Simponi’ itu apaan sih ? baru denger gw

 
 
#26
 
Comment by Ecko (2008-03-24 20:15:26)
Ecko

Hmmm, semakin serius nih rupanya. Oke deh, maju terus pantang mundur menuju arah yang lebih baik. Menurut pengetahun saya baru Mas Cosa yang serius menggarap business blogging, so kalau sudah berhasil jangan lupa bagi-bagi tips seperti biasanya.

 
 
#27
 
ibnu mubaroq

saya setuju kalau mas cosa buat PT.COSAARANDA keren banget kan

 
 
#28
 
Lueni ngeBlog

maju terus mas, moga sukses dengan business blogging nya.
biar bisa dijadikan model oleh yang laen… ibaratnya, kelinci percobaan gitu loh… hehehe

 
 

Tautan Balik Ke Artikel Ini

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
sorry ngacir nocomment tipi tendang sombong sinchan sial senam nyerah ngiler nggaya nangis musik males love konslet kembar gatau damn bye ayuk You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Keberatan dengan iklan ini?
Informasi pasang iklan

Sponsor

 
 
 

Publikasi Ulang

Kopi-Paste kode berikut jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.