In Memoriam: Link Exchange
Menit2 menjelang diselenggarakannya workshop bisnis internet yg pertama di Surabaya, mari simak bahasan berikut mengenai kontroversi keputusan terbaru dari Google yg memberikan penalti bagi situs2 yg melakukan (paid) link exchange, baik pembeli maupun penjual. Meskipun tidak ada hubungannya dengan workshop nanti, setidaknya bisa menghibur teman2 yg tidak bisa hadir, hehehe.
Google, The Murderer. Sucks.
Sebelum secara resmi di-follow-up oleh pihak Google, sekitar 1.5 - 2 bulan lalu Matt Cutts telah menyebutkan bahwa Google akan segera menindak para pelaku link exchange berbayar karena dianggap merusak kemurnian hasil algoritma PageRank. Memang, kebanyakan webmaster (termasuk saya) melakukan praktek jual-beli tautan untuk meningkatkan PageRank dan mengangkat posisi situs mereka di mesin pencari.
Mengapa sucks? Karena secara pribadi saya tidak melihat ada yg salah dengan bisnis tautan ini. PageRank sudah terbukti tidak berhubungan dengan ranking search engine situs kita, namun justru (anehnya) Google tidak berpendapat sama.
Buying links in order to improve a site’s ranking is in violation of Google’s webmaster guidelines and can negatively impact a site’s ranking in search results.
Jika membeli link dianggap haram karena menodai hasil perhitungan PageRank, sedangkan PageRank sendiri tidak berhubungan dengan SERP, kenapa disebutkan bahwa paid link dapat mempengaruhi hasil pencarian dengan menyebut2 PR?
Kali ini saya rasa Google melangkah terlalu jauh. Sucks.
Link Exchange, The Victim. Poor.
Jika paid link dianggap melanggar aturan mesin pencari, khususnya Google, lalu apa efeknya? Jelas, situs2 perantara bisnis jual-beli tautan seperti Text-Link-Ads (TLA) akan sekarat. TLA memang sudah menyiapkan antisipasinya dengan sistem Post-Level Ads dan InLink (masih dalam tahap closed-beta), namun bukan berarti Google tidak akan menggerecokinya di kemudian hari.
Yang lebih parah, secara umum praktek link exchange akan mati. Kenapa? Karena algoritma secanggih apa pun tidak mungkin dapat mendeteksi mana tautan2 yg berbayar dan mana yg tidak. Jika saya berikan link ke ShockedMedia di sidebar dan Anda baru kali ini berkunjung ke situs ini, apakah Anda dapat mengetahui link tersebut bersifat komersil atau tidak? Tentu tidak.
Google memang memberikan solusi, tapi solusi tersebut benar2 mematikan fungsi utama dari kegiatan link exchange.
Yg pertama, menambahkan “rel=nofollow” pada tag HREF.
Yg kedua, melewatkan URL tujuan ke script redirect terlebih dahulu dimana script ini sudah diblok terlebih dahulu aksesnya melalui robots.txt.
Mana yg Anda pilih?
Alternative Solution, The Cure. Maybe.
Ada beberapa cara untuk menyelamatkan link exchange dari kematian. Efektif tidaknya saya belum tahu, tapi tidak ada salahnya untuk dicoba.
- Menghindari meletakkan link exchange, baik berbayar atau tidak, di bagian yg menyolok. Misalnya, di area yg bertuliskan “Partners”, “Sponsored Links” dan sebagainya. Baca artikel “Watch Where You Place Those Links” untuk lebih jelasnya.
- Menyamarkan keberadaan link exchange. Agak sulit jika menggunakan sistem otomatis ala TLA, tapi jika Anda menambahkan link secara manual, cobalah untuk meletakkannya dalam bentuk kalimat. Atau di bagian akhir salah satu artikel Anda misalnya.
Silahkan dicoba.


wow.. bahaya jg nih…
pantes erning tla aga jeblok hiks
OMG this is ridiculous. How Google can distinguish between buying a link to increase PR (not allowed) or buying a link to get traffics (allowed) ?
I think its impossible to be done using solely machine algorithm, therefore reporting forms on google webmaster tools become strong complement.
Unfortunately your competitors could abuse this new feature by reporting your sites which selling or buying links.
Yes, i agree with u mister, putting a link in a sentence will make google more difficult to jugde the link as payed link or not. But we must think twice to make its sentence. Ngarang lagi….
*Tumben kali ini Om Cosa says suck to google :D
“google don’t be evil” seems find a new meaning.
The fact is, being a gigantic search engine makes them feel so powerful and hurting webmasters around the world with their rules is inevitable.
Pagerank confusion (is it useful?), Image near adsense, Arbitrage and MFA, and now paid link exchange. What next?
We are seeing “new Microsoft” being born.
maybe this is one of their strategy to beat their competitor hmm.. so selfish, but what can i do, i (personally) still need their program (adsense) to get more money..
hope mr cosa solution still can help me/us, thx sir, this is what i like bout you, you not give “only” a news but give a solution too, thank you :D
u guys on the workshop have fun and share the info ok :)
“in memoriam”, nofollow solution hehehehe. I agree with prasojo, report link might lead to misuse or ultimate weapon for competitor. Obviously affect directory business, and other publisher with TLA, Linkworth etc.
I hope such post link ads(pla) will grow well, I think pla pure intended for promotion not for PR. A lot of good post with pla is not bad. I hope so :-)
waduh boss saya sudah terlanjur menaruh link TLA di situs saya apa harus di hapus, tapi kasihan mereka yang sudah membeli space link di situs saya ….
Wah bagaimanapu google memang kapitalistik dia pengen menguasai pasar sendiri …. Payah .. kasian yang mau membuat usaha-usaha yang lain ..
radeont.. gpp om… lanjut aja..
kan da ada triknya tuh d kasih tau om cosa gmana “hide” tla situ … lagian kayanya lom ada pengaruh yg mencolok… paling web aq yg td nya 5 jd 4 .. apa ngaruh yah … ya nunggu perkembangan selanjutnya aja..
moga2 ada “good” solution untuk masalah ini
jadi tla masih jalan..
trus google adsense jg jalan…. sebagai publisher yang baik yah gmana gak ya kita harus trima ama tiep rules mereka.
wah saya sebagai pemula, tambah bingung nih ngikutin perkembangan terkini. tapi moga moga om cosa terus ngasih info terkini buat kami yang baru bangat.
bingung ni.. gimana maksudnya… ???
ada bahasa yang lebih gampang buat newbie seperti saya ?
gimana dengan blogku apa yang harus dirubah ?
whats is the worst effect if my site use it?
the worst effect maybe u will get banned by adsense
It’s not affecting on your adsense account. It will hurts your search engine ranking though, when Google starts devaluing your page because of buying / selling links to boost PR.
But I’m getting more confused with this rule, because Google has been suggesting us to list our sites on Yahoo directory, yet Yahoo is paid directory. Should we report yahoo directory then ?
yeah maybe right now doesnt affect on adsense account, but not possible if someday google with do that (since google so selfish ^^ but once again me personally still need them LOL so i guess just follow the rule)
judulnya tuh loh mas ngeri.”RIP”.kalau ada solusinya kan jadi ga RIP lagi to mas.bener ga?
bener :)
kembaranku kok ikut2an comment? :)
emang kembarannya beneran
bener. Andy - Endy :)
Waduh padahal baru semangat2nya pengen naikin PR biar bisa jualan link :-( Tp nggak apa2, show must go on :-)
I think, this is the first time google engineer can’t find how to detect the “real” link or not.Maybe The Engineer think The best alternative solution for them is block all automatic outgoing link from 1 to other site. CMIIW
How about WP plugin mas Cosa? As we now, WP plugin (related post, trackback or others) is using automatic link to get link from other pages/blog.
Well… That’s a bad news… Gagal deh join text link ads padahal PR dah mayan… Cuma yasudah lah…
trus kalo ada orang yg ngelink ke kita, seperti saya ngelink ke situs ini tetapi tidak saya kasih rel=nofollow akibatnya gimana tuh? trus ada lagi pembuat template yang kadang dibawahnya selalu diberi link kesitusnya, sedangkan dia sendiri tidak bisa merubah, apa seperti itu gak kasihan? lebih baik kaya nya kita rame2 kirim email ke google kali ya… :), gimana? ada yg setuju?
google do evil, arogansi penguasa, fight back :)
sueremmm bok…
bakal ramai nih yang pakai “topi hitam” :D
wah, makin bingung ajah. lama-lama adsense tergusur ama yang laen karena terlalu ketat. biarin aja, ntar juga jatuh tuh google. arogan sih
waduh kalo begini bahaya banget lah, masa semua backlink kita malah menyebabkan PR turun. berarti berkebalikan dengan fungsi backlink sebelumnya :(
Menyedihkan (buat yg udah nerapin), menggembirakan (buat yg belum pernah nerapin-biar fair)
kalau link link yang bertautan di web kita toh milik kita sendiri (kan bs aja kita pnya lebih dr satu situs).. masa google sekejam ene sih.. dah mulai muncul tuh sifat arogansi nya.. mudah2an tuh keputusan di review balek dah.
Weks ! Gua pake otomatik links dari Alexa lagi, bisa kaco nih….
maksudnya otomotasi link dari alexa itu apa mas? apa yang alexa redirect itu? yang katanya bisa niaikin posisi alexa rank kita. padahal aku juga baru nyoba trik ini :(
wew automatic links from alexa ?? sound looks good, can u share what is that “THING” ??
aku juga baru tau beberapa hari ini dari webnya mas vavai sugianto, yaitu di artikel bagaimana cara meningkatkan alexa rank. di situ salah satunya menggunakan alexa redirect. coba baca aja di sana
okay thx mr kazemaru, ill go to that place right now, maybe i got something usefull hehehehehe
oke silahkan meluncur ke sana mas bawor. semoga anda beruntung dan menemukana apa yang di cari :)
yup thx already found it, and maybe other people wanna know too, i copy this from mr vavai site
“3. Gunakan Redirect pada link yang menuju pada blog kita
Contoh : gunakan hxxp://redirect.alexa.com/redirect?xxx.vavai.com. Ganti vavai.com dengan url website atau blog yang dimiliki. Gunakan redirect ini pada setiap kesempatan, misalnya pada signature email maupun siganture forum yang kita ikuti.”
note : http i change to hxxp and www i change to xxx
source : vavai.com/adsense/index.php?/archives/15-Tips-Meningkatkan-Alexa-Rank-untuk-Website-Blog.html
Masih membingungkan, lalu bagaimana dengan jasa paid directory2 yang ada sekarang ini? Bakal koit di tengah jalan
ya kayaknya sih bakalan begitu mas. meman sulit kalau sudah menghadapi mesin monopoli kayak google. makanya kenapa monopoli dilarang :)
yeah i think the will gone by the wind :(
wah the will gone by the wind artinya apa ya? kok kayaknya aneh gitu, wakakakakakaka
yang bener tu gone with the wind :)
LOL sorry i lost my “y” , what i mean is “they will gone by the wind” ahh my fault :P
waduh padahal, gua hampir mau beli link web pr 6, lumayan murah. tapi gimana google tahu yah itu berbayar atau tdk ?
artinya khan “gebyar uyah” semua link exchange dilarang
luckly u read this articles before buy the link :)
btw “gebyar uyah” ?? what is that mean ?
Mungkin TLA melebihi popularitas Google Adsense kali mas? ato google takut kesaing hehehehe, toh bagaimanapun sekelas google pasti menggunakan motto Take It or Leave It, blum juga ngerasain TLA udah dicekal mas GO *sedih*
wah, iya memang google selalu menggunakan semboyan kalau tidak bisa di beli ya di matikan aja :) jadi jangan macam-macam sama mbah google :)
beli link untuk traffic gak papa.. tapi kalo untuk tingkatkan popularitas gak boleh.. kata matt cuts
wah berat ni bahasanya pake english smua , mungkin gara2 om cosa bikin judul ‘in memorian’ kale ya??
Link exchange is dead?
but i still look most of indonesian blogger do such things
what do u think guys?
si google emang suka sirik keh2X lama2 google kalah dengan saingannya si adbrite wekeekek2X
hehehhee…. PRku 0 melaju 4;)
soale aku pancen wegah link exchange;) repot, ribet, sumpek:P
you’re the man, mr keke :D
mas cos, numpang nanya, berarti kalo kita tukeran link antar pemilik blog apa juga di-ilegal-kan oleh google ?
padahal kan itu cara yg paling enak dan free ?
boleh, asalkan setopik. Lebih baik backlink dikit tp setopik daripada banyak tp gado2 temanya.
Pengen traffick yang naik eh nggak naik2 malah PR yang melaju cepet. Saya ndak apa2 PR 0 tp traffick ky punya mas cos
waduh..bakal repot nih. klo kasusnya kayak blog sy gimana Om? naro kata link exchanges pengaruh juga ngga?
btw, saya setuju dengan pendapat mas yang memberitahuan secara ‘tidak langsung’!
tapi dilain pihak ini baik juga memberantas exchange link berbayar, selain itu bagi saya ga’ ada masalah tuch.
Hai Blogger!
Bisakah kita saling bantu untuk dapat traffic dan peluang bisnis ke blog Anda?
Langsung aja ya ke lokasi untuk kita saling tukar link…
Jadi asal setopic gpp ya kl kita tukeran link … palagi cuman blog ne
Kebetulan page rank blog saya peringkat ke dua di Google. Tapi itu tidak mempengaruhi pendapatan atau traffic. Pengunjung blog saya paling cuma 10 sampai 15 orang sehari. Saya juga enggak ngerti kenapa biasa jadi peringkat ke dua?
Wah, susah juga kalo gini mas