Menampilkan Iklan Berdasarkan Panjang Isi Halaman
Liew CF, salah satu “pro” blogger terkenal dari Malaysia, beberapa waktu lalu memposting tips untuk menampilkan iklan secara selektif, yaitu berdasarkan panjang dari content suatu halaman. Trik yg hanya bisa digunakan untuk platform Wordpress ini (sorry Blogspot :) ) menentukan layak tidaknya suatu iklan dimunculkan berdasarkan jumlah kata yg ada di halaman tersebut. Salah satu keuntungan dari penggunaan trik ini adalah kita tidak perlu menjejali halaman dengan iklan apabila kebetulan kita melakukan posting singkat.
Saya sendiri kebetulan sudah menggunakan tehnik yg sama di salah satu situs saya sejak tahun lalu. Bedanya, saya melakukan penentuan kelayakan iklan berdasarkan jumlah karakter yg ada di main content. Jika dibandingkan dengan metode yg digunakan Liew, saya rasa dengan menggunakan perhitungan jumlah karakter hasilnya akan lebih akurat dibandingkan dengan menghitung jumlah kata.
Ingin mencoba? Berikut ini kodenya (dengan menggabungkan metode Liew dan yg saya gunakan):
[php]
$threshold = 100;
$method = 'word'; // word or char
$c = get_the_content();
$c = preg_replace('/\s+/', ' ', strip_tags($c));
if ($method == 'word')
$clength = ((count(explode(" ",$c)) + count(explode(".\r",$c)))-1);
else if ($method == 'char')
$clength = strlen($c);
if ($clength>$threshold) { ?>
//kode iklan Anda di sini
?>[/php]
Variabel $threshold digunakan untuk menentukan batas minimal kata atau karakter, sedangkan variabel $method digunakan untuk menentukan metode penghitungan yg ingin digunakan. Selanjutnya Anda tinggal menyisipkan kode iklan Anda (AdSense misalnya) pada baris 11.
Letakkan kode di atas di dalam loop Wordpress (antara while dan endwhile) pada template Single Post atau Page. Contoh implementasi yg paling gampang adalah dengan meletakkannya di akhir post, jadi apabila postingan kita dikit, kita gak perlu menampilkan iklan di bawahnya.
Selamat mencoba :)







Jika jumlah kata sedikit tidak layak dimasukkan iklan? Bukannya kita makin rugi om cosa?
Iya mas, jadi kehilangan space adsnya donk, khan sayang.
**Huh, Kenapa selalu WP :P
sori, mungkin ilustrasinya kurang yah :)
untuk argumenku di atas, di asumsikan layout situs kira2 spt ini:
– iklan –
– judul artikel –
– main content –
– iklan –
atau yg lebih sering dipakai:
– judul artikel –
– iklan –
– main content –
– iklan –
kalo “main content” cmn berisi tulisan singkat, kan berarti 1 halaman “penuh” dng iklan aja :) selain itu, dari pengalamanku selama ini, jumlah ad unit yg dipasang tidak berbanding lurus dengan pendapatan :) Jadi daripada bikin pengunjung pusing dan males krn iklannya lebih banyak daripada main contentnya, mending kita bikin mereka hepi aja, hehehe. Ditunggu argumennya :)
catatan:
situsku yg pakai tehnik ini menggunakan layout sbb:
– judul —- | — iklan –
– content — | — iklan –
Kalau begitu yang ditonjolkan sebenarnya contentnya. Agar gak sepenuhnya bikin pengunjung kesal kadang-kadang isi nya Ads semua.
Berarti kalau saya lihat ada benarnya juga, karena akan mengurangi intensitas Return in Visitor jika Kita membuat mereka bosan dengan iklan-iklan kontekstual kita.
Rata-rata orang udah bosen ama yang namanya ads jika berlebihan.
Udah ngerti Om. Thx
lah.. memangnya kita bikin web karena iklan??? MFA donk hahahaha…
dan saya pikir.. iklan yg dimaksud disini adalah iklan selain iklan based text, karena klo iklan yg isinya text kan bisa diasumsikan oleh pengunjung sebagai konten.. asal penempatannya tepat..
Sangat berguna omm.. thanks a million! moaaacchh!!..huesauhswahusaw
applaud deh buat mas cosa :D
Patut dicoba nih, makasih om
cos.. web sofware kamu tuh pake ginian ya cos? yg kamu bilang dulu ?
yup, tapi kodenya sedikit lebih sederhana, hanya pk yg buat itung karakter aja :)
thanks..thanks..thanks…
dah gw catett……
kembali ke lap….top…..
Thank you atas infonya.
Tapi terus terang bagi gw yang sedang berusaha menimba earning, cara ini blom bisa gw terapkan :)
earning gw aja masih 0.05 dan itu blom tentu tiap hari :).
Jadi gw merasa lebih baik dapet iklan layanan masyarakat dulu aja deh :)
Om2…
Pagerank yang kita sering liat di google toolbar di firefox itu betul gak ya?
biasanya betul :)
hehe
awsaun… sampe sini juga :P
gmana earningnya bos gus …. :P
hidup WP !
he he he
tengkyu cos, :D
aku tunggu trik ma tips yang laen…..
(lumayan meringankan beban customize web aku)
@aaheroe : earningnya masih merayap neh boss :)
Bos dulu ga bilang2 kalo uda maen yang ginian hieheieie…
Om cosa… kalo yang uda pasang seperti tutor yang mas cosa tulis dulu http://www.cosaaranda.com/tips-menyisipkan-iklan-di-antara-posting.htm#more-182
itu gemana ya mas, soalnya ads nya double
bisa kasih contoh screenshot hasilnya mas gembel? agak bingung ngebayanginnya soalnya
hallo semua….saya pendatang baru nie…mau minta saran,untuk mempersiapkan blog,web yang baik untuk mendapatkankan bayaran lebih di bisnis adsense itu apa aja yang di perlukan…..mohon bantuannya..
terima kasih..
jika ini trik dishare sebelum Liew CF mempulikasikan miliknya mungkin mas cosa yang lebih terkenal karenanya hehehehe
cara meletakkan coding adsense ke wordpress gmn? terus apakah kalo kita sudah pernah daftar googleadsense dan sudah di approve ketika saya buat website lagi apakah codingnya bisa langsung saya letakkan di web baru saya ato saya harus registrasi adsense lagi. thanks
kalo saya, saya letakkan di template dan di sidebar lewat sbm plugin.
eh tapi kaya’nya pertanyaan om ihsan ga seharusnya di artikel ini ya?
iya gimana caranya??