CosaAranda.COM Images
 
Testimoni | Hall of Shame | Konfigurasi | Bookmark
 

Purple Slither

Slither Poster Images

Salah satu ciri khas dari film2 bertema horror zombie adalah penggunaan musik soundtrack atau musik pendukung berirama keras. Sejenis Marilyn Manson di Resident Evil. Tapi kalo Anda udah nonton Slither, pasti Anda menemukan sesuatu yg berbeda. Pada suatu scene dekat puncak cerita, saat dua orang tokohnya harus berlari melewati (dan menghindari) para zombie (sebetulnya bukan zombie sih, tapi manusia yg di’rasuki’ makhluk2 alien berjenis lintah), alih2 alunan nada dengan hentakan keras, yg diputar adalah Every Woman in The World-nya Air Supply!

Keren? Jelas! Secara yg disusupi oleh ‘bos lintah’ adalah suami dari sang tokoh utama, atmosfir mencekam jadi bisa terbungkus dengan manis oleh sentuhan romantis. Walaupun dari sisi alur cerita tidak lebih bagus daripada Shawn of The Dead, tapi penggunaan lagu bernuansa mellow dan penuh cinta di film horror mampu memberikan nilai lebih pada Slither.

Di dunia pemasaran, sesuatu yg berbeda, inovatif, provokatif, out of ordinary, dan mampu membuat (calon) pelanggan tergugah, disebut Purple Cow oleh Seth Godin. Dalam kasus ini mungkin bisa saya sebut sebagai Purple Slither *maksa* Toh yg dijabarkan si pengarang “Small Is the New Big” itu juga bukan sapi beneran berwarna ungu, hehehe.

Be different, itu intinya. Sesuatu yg (sebenarnya) biasa apabila diberi kemasan yg tidak biasa dapat menjadi luar biasa (baca tulisan Andry tentang bungkus plastik). Tiga buku “Marketing in Venus Playbook” dari MarkPlus&Co misalnya. Mengabaikan tipikal buku2 pemasaran yg sarat tulisan dan teori, ketiga buku ini justru tampil dalam ukuran compact dan model penulisan yg fun. Jangan kaget kalo tiba2 ada satu kata dengan font super gede muncul satu halaman penuh di buku tersebut.

Yg sering dilupakan oleh pemilik situs ato blog “komersial” adalah unique content. Ato mungkin dapat disebut sebagai kesalahpahaman. Tidak melakukan copy-paste dan menulis sendiri content (apapun bentuknya — merangkum, translate, dll) bukan berarti kita sudah memiliki sesuatu yg unik. Mungkin ya di mata mesin pencari, tapi tidak di mata pengunjung yg jeli.

Jika ditinjau dari contoh kasus film Slither, kita dapat memberikan kesan berbeda pada content kita dengan menggunakan cara penyampaian yg berbeda dari biasanya. Misal, di internet situs2 tentang gadgets biasanya banyak dijejali dengan tulisan2 teknis yg terkadang membingungkan pemula. Bahasa tumbuh-tumbuhan kalo kata Tukul Arwana. Nah bagaimana kalo Anda membuat situs gadgets yg justru membahas perangkat portabel tersebut dengan bahasa yg lebih manusiawi?

Cara lain yg lebih mudah adalah dengan turut menyertakan pendapat Anda, sesuai dengan kepribadian Anda tentunya, ke dalam tulisan. Efeknya, selain membuat tampak unik, juga menghindari kesan asal-tulis-tanpa-ngerti-maksudnya. Toh tidak sulit untuk menambahkan kalimat seperti:

“Saya rasa produk ini tidak begitu bagus, karena ukurannya yg terlalu besar dan desainnya yg kaku”.

Dan keunikan tidak hanya berasal dari tulisan. Sesuai teori Purple Cow, “sesuatu” itu bisa berwujud apapun. Yg penting dia bisa membuat (calon) pelanggan tergugah dan merasakan ada sesuatu yg berbeda dan unik. Termasuk layout situs. Lain waktu kita bahas :)

===============================

PS: Kalo berminat dengan buku “Purple Cow” mending beli yg versi bahasa Inggris asli. Versi terjemahannya kurang bagus, baik dari sisi terjemahannya sendiri maupun penggunaan tanda baca.

Anda dapat meletakkan link Anda di sini. Mau tahu caranya?

BookmarkAddict.com

Keberatan dengan iklan ini?
Informasi pasang iklan
#01
 
Comment by irene (2007-01-20 08:48:57)
irene

hi,

penggunaan musik dalam film slither cocok dengan latar belakang kota dalam film tersebut.
untuk soundtrack film tersebut dapat dibeli dimana ya?

thanks,

Irene

 
Comment by Cosa (2007-01-21 07:35:39)
Cosa

Kyknya pernah liat di DiscTara, tapi kalo yg dimaksud yg lagunya Air Supply sih mending beli kaset/cd-nya dia aja, hehehe

 
 
 
#02
 
kazemaru

tulisan penuh inspirasi yang lain dari mas cosa aranda. intinya kalau bisa kita tampil beda dengan yang lain walaupun menjual produk yan sama gitu ya. sip dech mas cosa, pahamm

 
 
#03
 
Comment by widis (2007-12-14 20:07:07)
widis

cari backlink aja ahhhhh, sinchan sinchan love love

 
 

Tautan Balik Ke Artikel Ini

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
sorry ngacir nocomment tipi tendang sombong sinchan sial senam nyerah ngiler nggaya nangis musik males love konslet kembar gatau damn bye ayuk You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Keberatan dengan iklan ini?
Informasi pasang iklan
Cosa Aranda Artikel ini ditulis oleh Cosa pada tanggal 6 January 2007 dan diletakkan pada kategori Content Writing. Saat ini sudah ada 4 pengunjung yang berkomentar. Ingin menambahkan?

Sebagian pengunjung datang ke halaman ini melalui kata kunci: teori kemasan, download lagu zombie, download lagu air supply, purple cow, adsense, poster non komersial, teori venus, pemasaran lintah, marilyn manson, lagu zombie, film slither, Teori Kemasan , teori kemasan plastik, download purple cow, "marketing in venus" rapidshare, purple cow pemasaran, cerita tentang tumbuhan versi bahasa inggris, teori purple, slither, situs unique content generator,


   

Sponsor

 
 
 

Publikasi Ulang

Kopi-Paste kode berikut jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.