The Customer’s Pirate
Hal yg paling umum dilakukan oleh pebisnis internet sebelum membidik suatu niche adalah melakukan research terhadap kata kunci yg berkenaan dengan topik yg diincar. Banyak tool atau software, baik offline maupun online, yg mampu untuk membantu kita dalam melakukan analisa niche. Pecinta gratisan mungkin dapat memanfaatkan Keyword Tool milik Google Adwords yg meski gratis namun kemampuannya tidak murahan. Atau bagi yg tidak segan mengeluarkan dana, dapat melirik tool sekelas AdSense Accelerator, Wordze, dsb.
Tulisan kali ini tidak membahas tentang hal itu.
Alih2, saya akan mengajak Anda untuk memandang sudut lain dari proses research bisnis internet yg mungkin masih jarang dilakukan oleh pelaku bisnis internet lokal. Yg saya maksudkan adalah dari sisi kompetitor kita. Dengan mempelajari segala sesuatu tentang pesaing kita, bukan tidak mungkin kita dapat mengalahkan mereka dengan mudah dan menjadi yg terdepan (kayak iklan sepeda motor yah?).
Yang lebih diharapkan, kita dapat menarik pelanggan (baca: pengunjung loyal) maupun calon pelanggan (baca: pengunjung biasa) situs kompetitor kita dan menjadikan mereka sebagai pelanggan situs kita sendiri. Oleh karena itulah konsep ini saya gagas sebagai “The Customer’s Pirate” atau “Pembajak Pelangan“.
Ada 4 kunci utama dalam konsep The Customer’s Pirate:
- Learn from your competitor’s mistake.
- Learn from your competitor’s success.
- Learn from your competitor’s customer’s behaviours.
- Learn from what your competitor failed to see.
Learn from your competitor’s mistake
Cara paling mudah untuk mempelajari kesalahan yg dibuat oleh kompetitor kita adalah dengan menempatkan diri kita sebagai pelanggan atau pengunjung mereka. Jelajahi segala sudut situs mereka dan catatlah hal2 apa saja yg membuat Anda tidak nyaman sebagai pengunjung. Misalnya:
- Iklan yg terlalu banyak.
- Waktu load yg relatif terlalu lama.
- Animasi Flash yg gak penting.
- Halaman navigasi yg membingungkan.
Learn from your competitor’s success
Hampir sama dengan di atas, hanya saja di bagian ini kita mencari hal2 apa saja yg membuat kita nyaman sebagai pengunjung. Misal:
- Tulisan yg mudah dicerna.
- Navigasi yg mudah.
- Loading yg cepat.
Learn from your competitor’s customer’s behaviours
Biasanya, situs2 memasang perangkat tracking untuk keperluan analisa mereka. Sebagian dari mereka menggunakan tool tracking gratis dan tidak ter-private, sehingga memungkinkan kita untuk turut menganalisa kebiasaan pengunjung mereka, terutama yg berasal dari mesin pencari.
Contoh yg bisa Anda lakukan adalah mencari tahu topik apa yg paling banyak dicari oleh pengunjung situs saingan Anda. Selanjutnya, analisalah halaman tertentu dari situs saingan Anda yg berisi topik yg dicari tersebut dan temukan apakah ada celah dimana Anda dapat melejitkan situs Anda di mesin pencari untuk topik tersebut.
Learn from what your competitor failed to see
Terakhir, analisalah hal2 apa saja yg sekiranya luput dari perhatian kompetitor Anda. Situs jualan game yg tidak mencantumkan keterangan atau review mengenai game2 yg mereka jual misalnya. Atau… ah sudahlah, contoh lain saya serahkan pada Anda sendiri untuk mencarinya :)
Sebagai penutup, halalkah tindakan bajak membajak ini? Tentu saja, selama tidak ada yg dirugikan secara langsung (misalnya dengan melalui copy-paste content). Intinya, jadilah The Customer’s Pirate yg budiman — yg baik hati, gemar menabung, dan suka menolong :)
PS:
(1) Gambar 1 diambil dari http://www.dealbreaker.com/
(2) Gambar 2 diambil dari http://www.halloweencostumeworld.com/










Ternyata kita tidak hanya dituntut jadi pembaca yang budiman… tapi juga jadi Pirate yang budiman… he he :) Nice post.
kok jadi T1ps yg pertama? gimana tuh mbak jasmine?
waduh ng tahu deh.. pas liat sih ng ada komen, mngkn klik add commentnya kelamaan sama ngetiknya kelamaan kali yah…
[PIRATE MODE]-ON
hehehe, komennya mas t1ps selalu dianggap spam, jadi harus di-moderate dulu baru nongol :)
He he spam mode on… :)
Akismetnya sirik sama aku tuh :)
Intinya, jadilah The Customer’s Pirate yg budiman — yg baik hati, gemar menabung, dan suka menolong :)
–seperti Mas Cosa–
[wah yg pertama]
Langsung praktek full.. karena selama ini cuman separo.
pengen yg pertama malah udah keduluan, padahal udah dicek dari tadi, tadi blm ada artikelnya, eh skrg ngecek udah ada.
buat mas cosa link nya udah diperbaiki, gak tau bener apa gak.
trus…kalo saya cenderung milih ke niche yang banyak iklannya :)
Yang pasti, pengusaha kecil yang mengetahui ilmu SEO-nya mas Cosa, pasti bisa bersaing dan mengalahkan pengusaha besar.. cepat atau lambat
seeep bro .. beberapa minggu yang lalu saya pernah tuh membuka webnya mas cosa yang funponsel dan saya klick trakingnya eeeehh ternyata harus login ya udah gak bisa ikut menganalisa dahh … tapi mas cosa bukan kompetitor saya dia adalah guru saya :) he he he … makasih boss
tadi ng login tuh kang, bisa liat webnya Bang Cosa. eh koe OL kok ra bilang2???
Yang paling sulit adalah melihat celah yang ada, karena walaupun ada celah pasti sulit untuk menemukannya. Memang mengasikan menganalisa kesuksesan suatu website, apalagi dari segi topik yang populer sehingga kita bisa mengikuti “jejaknya”, tapi tidak dengan cara “backup” tentunya.
Belajar dari kesuksesan orang lain adalah satu hal yang menurut saya paling tepat untuk diterapkan (dalam hal apapun).
Karena kita tidak akan pernah menilai diri kita sendiri ’sukses’.
Karena manusia selalu menilai ada yang kurang dari dirinya.
Dan tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang telah didapatkannya.
Betuuul… :D
hehe.. klo kita copy paste.. trus googlebot nya mampirnya ke web kita dulu gimana hayo.. ;)
Itu dia mas… yang saya bahas di posting saya mengenai DFS. Mungkin kalo pake jurus kopi paste, harus posting yang bener2 fresh from the oven, maximal umur postingnya baru 6-12 jam :D
yup.. saya rasa emang betul pendapat mas aristianto :) barusan saya copypaste ;) fresh from the oven blm sampe 2 jam ;)
blackhat-pirate mode:on
eh… jangan ditiru ya.. saya contoh yang ga baek lho.. ;)
untuk SEO, gak 100% efektif. Knp? Krn meskipun postingan copas kita ter-crawl lebih dulu, bbrp hari kemudian akan di-takeover lagi kedudukannya di SERP oleh original post.
based on true experience :)
aku ada 1 blog yg pk autoblog via feed, yg berarti soal kecepatan copas jelas super cepat. Biasanya, untuk posting yg bersangkutan, dia bisa bertahan di halaman 1 google untuk 1 minggu pertama aja. Selanjutnya.. terdepak ntah ke halaman brp, hehehe.
ato mungkin aku yg kurang jago dan masih harus banyak berguru ama pirate2 yg lebih senior :D
btw.. kok google bisa tahu mana yang asli dan mana yang enggak ya mas ?
iya kok bs tau ya??
apa dia detect dr tanggal postingan?? mungkin ga seh??
aku juga belum paham. Tapi dari pengamatan, 1 situs yg aku jadiin “korban” autoblog itu juga di-autoblog oleh puluhan situs lain, dan tetep aja content aslinya yg masuk di nomer 1.
aneh ya? :)
Hm.. pembajak yang budiman. Keren juga. Mau ah jadi pembajak. Cosa, blogmu yang funponsel tak bajak yah.. *merasa jd pembajak yg budiman, kan udah bilang dulu.. :)*
–budiw
nah klo mas budiw ini bisa dicontoh… sebelum membajak bilang dulu.. ;)
kalo mau membajak ke sawah aja,hehehe
:)
Kalo membajak di sawah itu namanya petani yang budiman, Mas Hakim. hehehehe :D
lalu gimana nih om cosa, apa bedanya dg digg.com? apa disana jg bs disebut duplicate content? khan kebanyakan jg copy paste dr situsnya yg laen khan? ato bahkan situsnya sendiri…
emang sih, kalo saya seraching, jarang nemuin data/artikel yg masuk dulu ke digg.com, trus ke situs yg sesungguhnya…
iya mas arhan, kalo emang sama persis ya termasuk duplicate. Buktinya halaman2 kategori / tags di WP yg “hanya” paragraf pertama aja yg sama dengan halamn posting aslinya bisa dianggap Supplemental Result. Berarti 1 paragraf sama aja bisa dianggap duplicate.
Tp setauku *dulu* (aku dah gak pernah mampir ke digg soalnya, lambat bgt) biasanya org kalo submit situs, mereka gak asal copy-paste dari situs itu, tp mereka tulis lagi sendiri kalimat2nya yg beda. Gak tau kalo skrg :)
Kegiatan pirate-mempirate memang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Ternyata versi digitalnya ada juga toh.. :-D
sepakat boz. ;)
wah, postinganku g di gubris yah :(
sori mas arhan, baru buka lagi postingan ini :)
hehehee, kok persis spt yg sering saya lakukan. siap2 aku bajak saja ya. tp jgn khawatir, bukan kontent-nya kok, tp cara suksesnya :)
great tips…..praktek ah.
Great! Informasi yang sangat berharaga thanks bange mas cosa.
info bagus thanks ya
Banyak ilmu yang mas cosa sumbangin ke saya, terima kasih mas. maju terus mas cosa.
tambah lagi ilmunya
membajak affiliate links, membajak keywords, membajak service.. lalu di-develope lagi.. smart pirate yaa…
Ngaciiiiiiiiiirrrrrr
wah ini dia baru taktik sun tzu, the art of war(pirate) hihihi